Website Statistics remortgaging Keyboard Berita Tercepat dan Terdepan: Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar Tinggalkan Rakyatnya Dalam Keadaan Bencana Untuk Ke Jerman Keyboard Berita Tercepat dan Terdepan: Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar Tinggalkan Rakyatnya Dalam Keadaan Bencana Untuk Ke Jerman Internet Advertising Charlize Theron Pictures Internet Advertising Charlize Theron Pictures
;

Jumat, 05 November 2010

Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar Tinggalkan Rakyatnya Dalam Keadaan Bencana Untuk Ke Jerman

Kepergian Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ke Jerman dengan dalih promosi wisata dikecam Istana. Gubernur yang diusung koalisi Partai Keadilan Sejahtera dan Hanura ini dinilai mengabaikan rakyatnya yang saat ini tengah bergulat untuk hidup pascabencana tsunami yang meluluhlantakkan Kepulauan Mentawai.

http://www.padang-today.com/foto/berita/IRWAN,%20GUBERNUR.jpg

Kecaman juga datang dari masyarakat, istana negara, dan Tifatul Sembiring juga Kurang setuju. Seharusnya Gubernur berada di Sumbar memantau perkembangan situasi di Mentawai, bukannya meninggalkan rakyatnya yang kesusahan. Lagi pula kunjungan ke Jerman itu tidaklah terlalu penting, bisa diwakilkan.

http://i.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/01547/quake_earthquake_1547411c.jpg 

Kepergian gubernur ini seolah mengikuti jejak keberangkatan anggota DPRD Sumbar ke Italia pada 25 Oktober lalu, persis saat tsunami terjadi, untuk menyaksikan pameran kopi.





http://pesatnews.com/wp-content/uploads/2009/10/korban-tewas-300x204.jpg
Seperti yang dikutip dunia panas dari berbagai millis dan surat kabar, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim mengatakan, kepergian Gubernur ke Jerman sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Kunjungan ke Jerman itu dalam rangka memenuhi undangan dari Duta Besar RI yang meminta Irwan Prayitno menjadi pembicara pada ajang Indonesia Business Day di Munich. “Topik pertemuan itu adalah pelaksanaan promosi pariwisata dan perdagangan di Indonesia termasuk Sumbar,” kata Muslim kemarin. 

http://images.detik.com/content/2006/07/18/157/evakuasi7.jpg

Sementara itu, hingga hari ini, sebanyak 74 orang korban gempa dan tsunami di Mentawai masih belum ditemukan Tim SAR. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar Ade Edward. Gempa dengan kekuatan 7,2 SR disusul gelombang tsunami tersebut telah menyebabkan 428 orang meninggal dunia, 172 korban luka berat, dan 325 orang kondisi luka ringan. Warga yang berada pada tempat pengungsian mencapai 15.097 jiwa.

http://dunia-panas.blogspot.com/

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Commnent